6 Aug 2016

begitu kupergi


begitu kupergi

segalanya bakal termuat 
dalam kapal kenangan
helai-helai waktu yang luruh
dan aku tak lagi berada di situ
bukan menyungguhkan perpisahan
tetapi biarlah sebelum segalanya tiba
aku ingin bermohon setulusnya darimu
kusedari, akan ada guris rasa
dan calar jiwa dari segenap lakuku
atau tutur dan tingkah
begitu berbekas dan tidak pula kausebutkan
tetapi aku mengerti
pertemuan akan tertanda dengan tintanya
lakaran kecil bahagia
atau guris-guris pedih ngilu
kalau luka aku tak mampu menyembuhkan
kalau bahagia aku tak mampu meneruskan
maafkanlah khilaf dan salah
menjadi tanda sebaris pertemuan
muram dan memurungkan waktumu
janganlah pada waktu aku tak mampu melafazkan
kata maaf ini lagi
terulang sakit itu di kelopak sukmamu
aku tak mampu membawanya
jauh ke dalam kurungan kenangan

jangan menangis
kalau terasa pemergian ini ketiadaan
bukankah pada detik kita bertemu
sudah tertulis pula pamitan
kita tak bisa menjaring waktu
dan menatapnya kembali pada detik yang kita mahu
persis sungai mengalir pergi
kitapun akan begitu


segalanya tiba menunggu
beradalah dalam ruang dan waktumu
dan aku tak lagi di  situ
begitu kupergi
terjarak oleh waktu
terasing oleh ruang
di sudut berbeza 
kita saling mendoakan
tuhan selalu memberkati 




0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

© 2011 mimbar kata, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena