2 Nov 2013

tempatmu bukan diluka itu


tempatmu bukan diluka itu
menggali tajam kenangan
mengintai burung-burung singgah
atau bertanya awan berlari
arah ke mana harus kupergi?
kau kehilangan jejak
tapak-tapak harapan memudar dimamah air
begitu rapuh masa menunda manis senja
begitu singkat sinar malam telah memayungi dirimu


tempatmu bukan diluka itu
renda-renda sejarah bertaburan dibungkus pasir
gerimis membawa kesejukan  mengatur garis di kaca jendela
segalanya begitu kumal
garis-garis dan peta bahagia tertanggal dari kertas masa
begitu dingin jemarimu kepanasan keyakinan telah pergi
kesayuan membiak dari garis-garis redup di wajahmu
tempatmu bukan diluka itu
sendiri melawan gugup dan gigil kesejukan
angin pun tak menguraikan rambut halusmu
manakah lorong keyakinan
dan air mata menguras segenap kata 
yang mahu kausebutkan


tempatmu bukan diluka itu
kau harus kembali kepada nyaman angin
panas matahari dan deru ombak berlari
awan akan terbang rendah meredupkan 
menurunkan kesejukan baru
tempatmu bukan diluka itu
aku amat mengerti 
bagaimana semua itu
tapi tempatku bukan didekatmu
apalah yang dapat kupertahankan


0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

© 2011 mimbar kata, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena