27 Jan 2017

ayah aku mohon maaf

Ayah aku mohon maaf

Dan pohon kemuning akan segera kutanam
suatu saat kelak dapat jadi peneduh
meskipun hanya jasad bersemayam di sini
biarkan aku tafakur bila rindu kepadamu
Walau tak terucap aku sangat kehilangan
sebagian semangatku ada dalam doamu
warisan yang kau tinggal, petuah sederhana
aku catat dalam jiwa dan coba kujalankan
Meskipun aku tak dapat menungguimu saat terakhir
namun aku tak kecewa
mendengar engkau berangkat dengan senyum dan ikhlas
aku yakin kau cukup bawa bekal
dan aku bangga jadi anakmu
Ayah, aku berjanji akan aku kirimkan
doa yang pernah engkau ajarkan kepadaku
setiap sujud sembahyang engkau hadir terbayang
tolong, bimbinglah aku meskipun kau dari sana
Sesungguhnyalah aku menangis sangat lama
namun aku pendam agar engkau berangkat dengan tenang
sesungguhnyalah aku merasa belum cukup berbakti
namun aku yakin engkau telah memaafkanku
Air hujan mengguyur sekujur bumi
kami yang ditinggalkan tabah dan tawakal
Ayah, aku mohon maaf atas keluputanku
yang aku sengaja maupun tak kusengaja
tolong, padangi kami dengan sinarnya sorga
teriring doa selamat jalan buatmu, ayah tercinta 

ayah aku mohon maaf

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

© 2011 mimbar kata, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena