24 Aug 2016

salam kemerdekaan

 
 
salam kemerdekaan
 
 salam kemerdekaan
tanah terbentang, pasir memutih dan laut bergelombang
kebun-kebun sawit, bendang hijau, dan pohon-pohon jagung
guru-guru sekolah, perajurit negara, penoreh getah, dan pemandu pelancong
anak-anak tadika, mahasiswa universiti, pemain badminton dan pelelong
negara dan tanah kandung isi bangsa menumpang untung
menjadi warga hidup pelbagai kaum menyerap cinta di jantung
ini tanah perkasihan, kedukaan dan nyanyi sanjung
ini bumi kebangaan, semangat dan paluan gendang
inilah cinta kembangkanlah menjaluri pintu dan perabung
mencari bahagia dari bubur semangkuk beras seuncang
untuk meraih harapan membesarkan masa mendatang
ingin bersama tidak diputuskan oleh tetas dan pancung
melihat senyum berbunga di dada bahagia anak tersayang
melihat kilau kejayaan di momen indah hidup pejuang
bermuafakat bukan untuk mencari selisih  berganti garang
bersama untuk mengerti lelah dan sakit luka dan bimbang
bukakan pintu  seluasnya untuk sabda kasih sayang
sarungkanlah mata pedang keganasan belati melayang
di pintu hatimu ada cinta usah kau buang
pemimpin dan pemegang kuasa usah berbongkah sombong
di tanganmu negara ini bergantung
tataplah nasib kami rakyat kerdil nanar dalam lolong
pandanglah kami dengan cinta besarkan rasa sayang
salam kemerdekaan
bersama ucapkan cinta dan sayang
untuk bahagia pada hari bakal menjelang


1 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

© 2011 mimbar kata, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena