14 Jun 2016

si penjual coklat


lorong semakin sepi
ia tak mahu pulang
menunggu dan menunggu
coklat habis dibeli
letih dan lelah tak peduli

sejenak tertidur melepas lelah
dan menunggu lagi
jualan habis
ia tak mahu pulang
selagi coklat tak terbeli
masih belum cukup hasilnya
untuk menyara hidup keluarga

ah lukanya mendengarkan...

inilah nasib pilu
si kecil di lorong sepi Gaza
mengharap rezeki
menyara keluarga tersayang
inilah luka yang tak tersembuhkan
usia yang tak seberapa
tapi tanggungjawab
sebesar dunia

oh tuhan
permudahkanlah nasib si kecil ini
dan yang lain-lain
yang menghuni lorong Gaza
dengan berat dan jerih mengusung
hidup



0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

© 2011 mimbar kata, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena