26 Jan 2016

kau menjelma dari hujan



kau menjelma dari hujan

malam ini
kau menjelma dari hujan
wajah basah oleh renyai panjang
matamu diredupkan awan
sayu menatap dari kejauhan
tak ada suara
hujankah meruntuhkan tenteram
begitu luka memandang
 
untuk apa aku menjadi lelaki
yang tak pernah melihat setia itu
yang kukuh kaupertahankan
pada waktu yang tak terduga
di tengah rebas dan sejuk udara 
kaumasih di situ
perlahan berjalan
menyisihkan pekat malam

untuk apa semua itu
kaurebut segala payah dan gundah
tak peduli hujan dan kedinginan
sedang kau tahu pasti
aku tak bisa menyentuhmu
atau membawamu pulang

begitu ditakdirkan
kita hanya bertemu dalam tatap
dan kau akan selalu ada
menunggu dan menanti
dalam sunyi
apakah yang dapat kusebutkan lagi
kejauhan itulah
hidup ini
 



0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

© 2011 mimbar kata, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena