25 Dec 2015

tak terlepas beban


tak terlepas beban

masih tak terlepas beban
meski sudah jauh mengecap bebas
beban memandang besarnya kuasa
beban merasa kerdilnya sahaya
beban senang pada puji dan puja
beban sakit pada tegur dan kritik
 
masih tak terlepas beban
untuk menjadi manusia baru
yang berani dan mengerti
beban dianggap penderhaka kalau menjadi jebat
beban dianggap jenin kalau berangan tinggi
kita masih merasa berat
 untuk  melihat kejauhan
memandang esok dengan makna baru
meninggalkan payah semalam
tak lagi mengeluh dan beraduh

masih tak terlepas beban 
kita menjadi luncai yang melulu dan mengikut
kita menjadi pandir yang tak bijak mentafsir
kita menjadi lebai malang yang gagal memilih peluang
kita menjadi emak si randang
yang terlalu menjaga orang lain
 
masih tak terlepas beban
meski telah terbina putrajaya
mengganti runtuhan kota melaka
 
 
 
 
 
 



0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

© 2011 mimbar kata, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena