22 Nov 2015

jauh memandang


jauh memandang

jauh memandang segala yang bergerak dan pergi
awan yang berlalu dan angin yang menderu
di jauh batas segala sementara terasa
kita terjalin oleh ikat dan percaya
ketulusan dan kejujuran jiwa
yang hadir adalah melengkapkan 
memisahkan kesendirian dan mengundang selesa bersama
bukan memudaratkan atau terjaring kerumitan
namakan apa sahabat, teman atau jiran
ia rahmat dari jalinan jiwa dan singgah sukma

jauh memandang akan lorong dan jalan terbentang
akan bertamu dan bertemu
dalam segenap sisi dan tatap hidup
ada masih tak memahami akan segenap
luka dan tangis di pintu matamu
usah berdukacita
hanya Allah yang menatap
apa yang buta oleh pandang manusia
hanya Allah yang berada
begitu dekat denganmu

jauh memandang
segenap apa yang tersuakan
ada rahmat menanti
ada pedoman memberi
 



1 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

© 2011 mimbar kata, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena