15 May 2015

Sajak Hari Guru : kautuliskan kata




kautuliskan kata

kautuliskan kata
dari bahasa cinta seorang kekasih
dari warna jiwa seorang sahabat
memujuk kosong jiwa menetas sunyi batin
membuka bahasa akal melamar  ilmu baru
menghembuskan angin semangat mememburu masa depan
kau dirikan bahtera keyakinan
merekalah pendayung teguh mencari pulau impian

kautuliskan kata
menjadi sumur jiwa yang mendinginkan gulir perasaan
siapa lagi yang akan sabar berdiri di depan ragu dan pilu
menukarkan lesu akal menjadi nyala kebijakan pujangga
kaucantumkan segala aksara
menjadi sebaris kata 
kaubancuhkjan segala warna
menjadi lukisan rasa
kaucantumkan segala garis
menjadi rajah dan ukir hidup
begitu kaumulakan perjalanan panjang seorang insan
meletakkan matahari dalam kabur hidup seorang anak kerdil
kaugantungkan bintang-bintang pada gelap nasib seorang manusia
kau jalinkan pelangi terindah pada buram harap muridmu
kaulah yang mengesat airmata pada pedih dan pilu kalbu
kau telah memberikan yang terbaik untuk mereka
kau telah membuka segala yang tesembunyi
kaupancarkan warna-warna terang memasuki kedewasaan mereka


begitulah seorang guru
kautinggalkan kata-kata
berbekas di kertas kecil buku-buku muridmu
dan kata-kata itulah menjadi peta pedoman
menjadi doa dan harapan
menjadi nyanyi dan suara mimpi
mereka membongkar dan meneroka
ilmu dan kebijakan
kemahiran dan kecekapan
dan masih ada lagi kata-kata
yang saban waktu kau lafazkan
menjadi ungkap terindah
tertulis kejap di  pintu kalbu
menjadi unggun nasihat 
rumpun keinsafan
yang tak  pernah terpisah dari hela nafas
mereka yang pernah bergelar
muridmu

guruku
terima kasih atas kata-katamu
kerana kata-kata itu
menemukan aku dengan apa yang aku miliki
terima kasih cikgu




1 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

© 2011 mimbar kata, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena