17 Apr 2015

kebenaran akan bersabda




kebenaran akan bersabda

kebenaran akan bersabda
sebagaimana kicau burung-burung pagi
sebagaimana hujan turun menyelubung kesejukan
akan terbentang sinar
meski dalam amukan lahar kebencian
meski tertutup semua pintu kebebasan
tangan siapa bisa menutup mentari
dari menzahirkan warna 

peta kejujuran akan dibentangkan
di hadapan pendaki dan pencari 
biarlah mereka menjadi saksi
kita bukan bermain dengan teka-teki 
dari sini dari celah gelap dan jelaga
kita bersihkan papan sejarah
dari mencatat kepalsuan 

lagu yang dinyanyikan pasti tak akan kedengaran jauh
mereka gamatkan dengan suara dengan laungan
rintih dan tangis pasti tak akan tersaksi
mereka pasangkan belulang dan wayang beraksi
sakit dan jerit tak akan terpamer di wajah
mereka balingkan bunga-bunga dengan senyum sempurna
habuk dan sawang tak akan terpamer 
mereka dirikan pagar dengan poster besar
keayuan gadis senyum manja

di depan khalayak terlalu banyak tarian dan persembahan
bunga-bunga bahasa dan sirih penyeri
menutup segala sugul dan perih jiwa
kita memijak kekeringan dan kontang semangat
semakin banyak kilau dan warna
menutup tubuh-tubuh lelah dan pancaran jiwa
 kita akan melihat senyum
di manakah tangisan? 
ini bumi penuh kenikmatan

kebenaran akan bersabda
dari celah debu-debu dan jelaga
dari puing-puing nasib yang bergelimpangan
sebagaimana hujan turun 
sebagaimana kicau burung
sebagaimana cahaya menyinar

meski kau mendengarnya dengan airmata
itu kebenaran
meski terlalu lewat bersabda


 

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

© 2011 mimbar kata, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena