5 Oct 2014

Perpisahan

Kata orang bulan Oktober dan November adalah bulan perpisahan. Barangkali cuaca pun memberi impak pada jalur peristiwa yang dialami. Bulan Oktober dan November banyak hujan, langit selalu redup, matahari jarang sempurna sampai ke senja, awan tebal bergulung gelap. Bila hujan turun pohon-pohon basah dan diam. Tanah lembap dan basah.  Terasa begitu dingin udara berbeza dengan bulan-bulan lalu.


Di sekolah bagi yang bakal menduduki SPM atau STPM hanya ada beberapa hari yang tinggal untuk menjadi pelajar. Banyak acara perpisahan diadakan seperti jamuan kelas, jamuan akhir tahun, dan segalanya akan berakhir dengan detik mengharukan - perpisahan.



Pertemanan yang begitu panjang dan lama akan berakhir dalam sekejap masa. Bukan mudah untuk melalui semua ini. Ada kalanya terjadi perpisahan itu adalah kali terakhir bertemu. Kemudian masing-masing akan membawa rentak hidup sendiri. Sehabis persekolahan semua berhenti dan usai. Ada yang bertemu kembali puluhan tahun kemudian.

Saya sendiri masih ada teman-teman sekolah kali terakhir ditemui dalam majlis perpisahan dan sehingga sekarang tak ditemui....

Sekolah akan jadi nostalgia dan teman-teman jadi bekas kenangan yang begitu payah dihindari dalam hidup. Ada juga guru-guru yang begitu terkesan dalam jiwa dan sukar dilupakan mereka.


Masa berjalan pergi. Masing-masing akan mengusung hidup dengan rentak dan irama berbeza. Kalau berwaktu bertemu kembali, terlihat pada garis wajah akan pengalaman hidup yang dilalui. Ada yang bahagia dalam ranum kejayaan. Ada yang perih mengharung keras cabaran.

Rupanya sehabis perpisahan di sekolah atau mana-mana institusi, hidup mula teruji dengan nafas dan rentak tersendiri. Perpisahan menandakan tamat sebuah cerita tentang diri sebagai pelajar atau mahasiswa yang dibeban buku-buku. Tapi beban berganti dan memberat.  Apa lagi sesudah berkeluarga dan masing-masing menghitung penanggungan hidup/

Waktu berpisah, banyak ragam terjadi. Ada yang senyum riang kerana segala beban persekolahan akan berakhir. Ada yang tak kering airmata tanda sebak dan hiba menghiris jiwa. Semua menjadi warna dan irama sebuah perpisahan. Malah ada yang cuba dan berusaha menemukan kembali melalui reunion atau alumni, tetapi segalanya pasti berbeza. Masing-masing dengan inti hidup yang bercabang dan berliku.

Lagu-lagu ini kerap dimainkan dalam majlis perpisahan. Ia menambah kepiluan dan kehibaan. Malah ada yang terkesan begitu lama dijiwa ....

Sudirman - Salam Terakhir



Julio Iglesias - If You Go Away

Inilah jalur-jalur waktu yang kita tempuh. Memberi pengalaman membesarkan warna-warna hidup. Kita menjadi semakin memahami dan mengerti makna persahabatan, setia dan kasih sayang. Kita semakin sedar bahawa arus hidup ini berubah mengikut usia dan kematangan yang hinggap.

Kita tahu sakitnya perpisahan. Belajar menjaga kemanisan dan keindahan pertemuan. Belajar bagaimana pedih perpisahan. Bahawa detik waktu akan begitu menemukan kita dengan mereka yang belum pernah kita temui dan memisahkan dengan mereka yang pernah akrab. Siapa akan menjadi akrab dan sejati? Hanya masa dan putar peristiwa memastikannya.

waktu yang pergi

kita bertemu di sini
menggali pengalaman dalam garis masa yang beranjak
menemukan diri dan memahami
keakraban dan kemesraan menumbuhkan tunas kasih sayang
bagaimana hari berganti
begitu kita mengenal garis hidup
ada ketika kita teruji dalam sabar dan cabar

esok matahari akan surut lagi
tetapi ketika cahayanya cerah dan angin berhembus perlahan
semua akan menjadi kenangan
kau dan aku akan memulakan lagi
denyut baru dan gerak baru kehidupan
kita akan meninggalkan padang dan bilik darjah
meninggalkan kenangan yang tumbuh di sini
menjadi manusia baru dalam hidup yang memburu

dengan bagaimana lagi akan kuucapkan kata pamitan
untuk masa yang bagaimana pula
kita bisa bertemu dan menyapa
tetapi dalam ladang hatiku
kalian tumbuh bagai bunga-bunga segar
terpatri dan tak bisa kutanggalkan lagi

 waktu akan pergi
tapi ingin kuungkapkan lagi
pernah ada engkau di sini
memberi pengalaman dalam senyum dan tangis
walau sejauhmana jarak yang memisahkan
ingat aku dalam doa dan pinta kalian

Opick - Rapuh


0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

© 2011 mimbar kata, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena