25 Sep 2014

aku bukan penunggu awan


aku bukan penunggu awan

aku bukan penunggu awan
tetapi sering di situ
kutemukan ceritamu
garis-garis yang bergulung
warna-warna yang berapung
cahaya membelah gelap
gelap melindung cerah
langit itu kanvas hidup
bercerita dalam senyap
dengan warna dengan cahaya

ada ketika langit biru
putih awan menghambat angin
lapang terbuka cerah cahaya
damai menyusup ke tangkai sukma

ada ketika gelap berlingkar
awan merendah berputar deras
cahaya terang tertusuk redup
terasa berada dalam lingkaran
hati tertekan berbekam bimbang

setiap senja merendah cahaya
gelap dan terang bersilang panjang
redup memaut ke sayup mata
hujung hati tertambat sepi
gusar dan pedih bersilih ganti

aku bukan penunggu awan
tapi menatap langit bercerita
hidup hanya segaris warna
hilang lenyap usai cahaya
 



0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

© 2011 mimbar kata, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena