24 Aug 2014

Nada




Nada

Tinggi rendah tekanan suara. Dalam  puisi, nada digunakan apabila membicarakan sikap penyair terhadap  yang dijadikan tumpuan perhatiannya. Nada berhubungan dengan perasaan penyair ketika  menulis puisi tertentu. Oleh itu nada timbul daripada motivasi dalam diri penyair. Antara jenis nada dlm sajak ialah nada melankolik, nada patriotik, nada protes, nada romantik dan nada sinis.

Nada Melankolik
 Nada yg menggambarkan susasana hati yang murung, mendayu-dayu  atau kehibaan. Nada begini sesuai untuk puisi yang mengemukakan persoalan penderitaan dan kehampaan.

Nada Patriotik
Nada yang menggambarkan suasana hati yang bersemangat. Tekanan suara biasanya lebih tinggi, pantas atau cepat. Nada ini sesuai  untuk mengemukakan persoalan perjuangan dan cita-cita yang  tinggal serta penuh keberanian. Pemilihan kata-katanya lebih lantang, tegas, nekad dan berani.

Nada Protes
Nada yg menggambarkan suasana hati yang penuh pemberontakan atau penentangan. Tekanan suara lebih tinggi dan pantas. Nada seperti ini sesuai untuk mengemukakan persoalan ketidakadilan  atau kekejaman  yang melahirkan kemarahan serta kebencian.

Nada Romantik
Nada yang menggambarkan suasana hati yang tenang dan damai. Tekanan suara agak tinggi  dan diselangi  dengan tekanan suara yang rendah atau perlahan. Nada ini sesuai  untuk mengemukakan persoalan yang berhubung dengan peristiwa indah dan menggembirakan, iaitu   harapan  atau impian bahagia. Pemilihan kata-kata membawakan kesan kelembutan serta kemerduan yang indah.


Nada Sinis
Nada yg menggambarkan hati yang kurang senang. Tekanan suara agak rendah  atau perlahan. Nada ini sesuai bagi mengemukakan persoalan yang tidak disukai atau dikritik penyair. Pemilihan kata-katanya agak lembut, bersahaja atau sederhana, tetapi penuh sindiran yang halus dan melahirkan kesan yang mendalam.


1 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

© 2011 mimbar kata, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena