19 Jul 2013

Kekasih Bergaun Putih


kekasih bergaun putih
berlari antara taman-taman putih
di hadapnya langit memutih
batu-batu putih dipijaknya
kekasih bergaun putih
aku di tempat jauh
kau dilamar matahari putih

 

kekasih bergaun putih
malam menyerap rindu
siang menghirup luka
begitu berulang datang dan hilang
kita hanya manusia
berbilang pada detik nasib 
bertimbang pada ulik masa
kejauhan adalah bunga-bunga putih
sering kuyup dalam genggam jemarimu
usahlah bersabda tentang pertemuan
hijab alam tak pernah membuka tabir perjalanan


kekasih bergaun putih
suaramu usai antara kabus putih
malam mengembalikan embun
bulan putih bersanding bintang cerah

berarak awan mengapung warna bersih
langit selembar benang putih

menjunam panjang melintas pohon-pohon putih
tali-tali sepi memasuki kamarku
renda-renda sunyi beradu di sisimu
tertanggal
di kasur putih

sejuknya 
kenangan  usai bertatih



kekasih bergaun putih
tataplah ke awan putih
di hujung kali di atas batuan putih
di situ kauletakkanlah sepatumu
tak ada lagi pelarian
kerana kita bukan  pelari
mencari benua antara kubah awan dan pohon mati
tak ada lagi perjalanan
kakimu tak akan lagi memijak keras batu-batu
atau tertusuk tajam semilu menyakitkan
kerana semuanya menemui titiknya
di sanggul batuan putih
perkebunan dan jalan memutih
tuhan memiliki
ketentuan putih


Mainkan muzik ini ketika membaca puisi ini
ia lebih memberi erti - terima kasih


1 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

© 2011 mimbar kata, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena